Senin, 29 November 2010

Request

Silahkan mengirimkan Request software maupun apa yang anda butuhkan dengan mengisikannya pada kolom komentar dibawah ini.
Baca Selengkapnya >>

Minggu, 28 November 2010

Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul mengenai perbedaan antara 64-Bit dan 32-Bit

>> Apa sih keuntungan menjalankan Windows 7 64-bit dibandingkan Windows 7 32-bit?
Jika anda sering bekerja dengan ukuran file yang besar-besar dan memakan memori yang banyak (misal video editing) tentu saja Windows 7 64-bit akan menjadi pilihan yang terbaik karena akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows 7 32-bit. Seperti kita ketahui Windows 7 64-bit telah mensupport memori sampai 192GB, sedangkan Windows 7 32-bit hanya 4GB untuk performa maksimum. Keuntungan lain dari Windows 7 64-bit adalah dari segi keamanan, lebih aman dibandingkan Windows 7 32-bit, karena driver Windows 7 64-bit harus benar-benar tersertifikasi oleh vendor si pembuat hardware, jadi sangat sulit untuk disusupi oleh program jahat.

>> Apakah Laptop atau komputer saya bisa menjalankan Windows 7 64-bit?
Kalau anda baru membeli komputer sebuah komputer dengan teknologi terbaru dan terkini pada umumnya telah support dan mampu menjalankan Windows 7 62-bit, Kecuali jika prosesor yang anda gunakan merupakan prosesor yang lowend misal Laptop dengan Prosesor Intel Atom atau Intel Core Duo ke bawah. Namun jika anda menggunakan prosesor sekelas Intel Core 2 Duo maka bisa dipastikan bahwa komputer anda mampu dan bisa menjalankan Windows 7 versi 64-bit. Jika anda masih ragu-ragu ada baiknya guna program Prosesor Identifikasi dari Intel untuk mengetahui apakah prosesor anda telah suppport Windows 7 64-bit atau tidak.

>> Bagaimana dengan Hardware lainnya misal Soundcard atau LAN Card?
Lihat tahun pembuatan dari hardware anda, apabila dibuat setelah adanya Windows Vista (3 tahun ke belakang) maka sudah bisa dipastikan hardware memang telah support Windows 7 64-bit, namun jika hardware yang anda pakai dibuat pada tahun-tahun sebelum Windows Vista hadir (misal tahun 2004 ke bawah), anda baiknya anda cek website dan vendor si pembuat hardware tersebut untuk mengetahui ada tidaknya driver untuk mensupport Windows 7 64-bit.

>> Lalu bagaimana bila saya telah terlanjur menginstal Windows 7 64-bit sedangkan driver dari hardware yang saya miliki untuk Windows 7 32-bit?
Jangan kuatir dengan menggunakan Windows XP Mode (Virtual Mechine) di Windows 7 anda bisa menggunakan driver Windows 7 32-bit meski komputer anda telah terinstal Windows 7 64-bit

>> Bisakah saya menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit?
Dengan adanya teknologi WOW alias Win 32 on Win64 di Windows 7 tentu saja anda masih bisa menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit

>> Apakah bisa mengupgrade Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit?

TIDAK. Untuk menginstall Windows 7 64-bit dari Windows 7 32-bit anda harus melakukan Installasi penuh alias tidak bisa mengupgrade langsung Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit.

>>Dapatkah program 32-bit berjalan pada sistem operasi 64-bit?

Banyak program yang bisa berjalan, tetapi program 32-bit akan berjalan lebih lambat di sistem operasi 64-bit dan driver 32-bit tidak bisa berjalan pada sistem operasi 64-bit

>>Dapatkah progam 64-bit berjalan pada sistem operasi 32-bit?

Semua program 64-bit tidak dapat berjalan pada sistem operasi 32-bit. Begitu pula driver-drivernya. Tidak bisa berjalan.



Baca Selengkapnya >>

Windows Platform (in 32 Bit and 64 Bit)

Perbedaan 32-bit dan 64-bit pada dasarnya mengacu pada teknologi pemroses (processor) pada komputer mengenai bagaimana menangani informasi. Processor 64-bit akan mampu mereferensikan pengalamatan data pada memory dibanding processor 32-bit, dan secara teori ini akan dapat memproses data lebih cepat dan performance komputer menjadi lebih baik.

Adanya Windows 32-bit dan 64-bit mengacu pada kemampuan processor yang dapat menjalankan jenis Windows ini. Windows 64-bit hanya dapat diinstall pada komputer yang processornya sudah mempunyai kemampuan 64-bit, dan Windows 32-bit dapat diinstall baik pada processor dengan kemampuan 32-bit maupun 64-bit. Perbedaan versi 32-bit dan 64-bit pada suatu software Windows ini mengacu pada edisi Windows yang digunakan, apakah Windows 32-bit atau 64-bit. Suatu software yang didesain untuk Windows 64-bit hanya bisa digunakan pada Windows 64-Bit, sedangkan software yang didesain untuk Windows 32-bit masih mungkin bisa digunakan pada Windows 64-Bit tetapi tidak berlaku untuk semua software.

Sama seperti versi windows sebelumnya Windows 7 juga memiliki 2 platform yaitu Windows 7 32-bit dan Windows 7 64-bit. Lalu mana yang harus dipilih dan cocok dengan Laptop atau komputer yang anda miliki? Selain itu mungkin juga anda sedikit bingung apa sih bedanya antara Windows 7 32-bit dengan Windows 7 64-bit? Inilah pertanyaan umum yang sering muncul.

Anda mungkin ingin menentukan apakah platform Windows sudah terinstal. Untuk memverifikasi bahwa Anda memiliki platform Windows, ikuti langkah-langkah ini:

Klik Mulai, klik kanan Komputer, kemudian klik Properti.

Sistem operasi muncul sebagai berikut:

Untuk sistem operasi versi 64-bit, “Sistem Operasi 64-bit” muncul untuk jenis sistem pada Sistem.

Untuk sistem operasi versi 32-bit, “Sistem Operasi 32-bit” muncul untuk jenis sistem pada Sistem.

Catatan
Microsoft Win32 mode menggunakan prosesor x86 dalam mode flat 32-bit. Oleh karena itu, sistem berbasis x86 berarti sistem operasi versi 32-bit.

Perbedaan utama antara Windows versi 32-bit dan Windows versi 64-bit berkaitan dengan aksesibilitas memori, manajemen memori, dan fitur keamanan yang meningkat. Fitur keamanan yang tersedia pada Windows versi 64-bit meliputi berikut:

  • Perlindungan Lintasan Kernel
  • Dukungan untuk Perlindungan Eksekusi Data (DEP) perangkat keras cadangan
  • Masuk pengandar perintah
  • Penghapusan dukungan untuk pengandar 32-bit
  • Penghapusan subsistem 16-bit

Salah satu keuntungan terbesar dengan menggunakan Windows versi 64-bit adalah kemampuannya untuk mengakses memori fisik (RAM) di atas kisaran 4-gigabyte (GB). Memori fisik tidak dapat dialamatkan oleh Windows versi 32-bit.
Tergantung pada versi Windows yang diinstal, Windows versi 64-bit mendukung mulai dari RAM 1 GB hingga RAM 128 GB. Kemampuan untuk mengalamatkan lebih banyak memori fisik membuat Windows meminimalkan waktu yang diperlukan untuk menukar proses masuk dan keluar dari memori fisik. Oleh karena itu, Windows dapat mengelola proses dengan lebih efisien. Fitur manajemen memori ini membantu meningkatkan keseluruhan kinerja Windows.



Baca Selengkapnya >>

Windows 7 Platform 32-Bit & 64-Bit

Windows 7 (sebelumnya berkodekan Blackcomb atau Vienna) merupakan versi terbaru Microsoft Windows yang akan menggantikan Windows Vista.[2] Microsoft mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 akan berjalan dalam tiga tahun. Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit walaupun versi servernya (yang akan menggantikan Windows Server 2008) akan dirilis hanya dalam versi 64-bit, yang akan dinamakan Windows Server 2008 R2. Komputer akan memberitahu jika terjadi perubahan pada komputer tersebut. Windows 7 diluncurkan pada tanggal 22 Oktober 2009. Setiap pengguna akan mendapat perlindungan 3 lapis jika ada permintaan mengunduh file dari yang tak dikenal. Windows 7 didesain dengan fitur baru dan peningkatan performa dari Windows Vista.

Microsoft menawarkan beberapa versi windows 7. Untuk dapat menentukan mana yang cocok buat pengguna, dijelaskan beberapa feature yang terdapat dalam setiap versinya.

Windows 7 Starter Edition
Versi ini hanya ditawarkan secara pre-installed oleh OEM (Original Electronic Manufacture). Oleh karenanya ia hanya akan tersedia melalui kanal OEM, pada komputer-komputer PC baru jenis tertentu saja.

Windows 7 Home Basic
Versi ini akan disediakan hanya untuk negara-negara berkembang, di mana konsumen menginginkan versi Windows bagi pemula.

Windows 7 Home Premium
Windows 7 Home Premium adalah salah satu pilihan yang direkomendasikan kepada konsumen, karena diklaim Microsoft bakal memberikan fungsi-fungsi yang lengkap. Versi ini, menurut Microsoft, memberikan pengalaman visual yang kaya, cocok untuk hiburan, juga memudahkan pengguna dalam melakukan koneksi dengan perangkat-perangkat lain.

Windows 7 Proffesional
Versi ini direkomendasikan bagi perusahaan skala kecil dan bagi orang yang bekerja di rumah tapi harus memiliki lingkungan bisnis di mana keamanan dan produktivitas sangat vital. Bagi yang telah menggunakan Windows Vista Business, menurut Microsoft, seharusnya akan ‘pindah’ ke versi ini.

Windows 7 Ultimate
Versi ini diperuntukkan bagi para penggemar komputer (PC enthusiast) yang menginginkan semua fitur-fitur Windows 7, termasuk fitur-fitur keamanan seperti BitLocker yang diberikan oleh Windows 7 edisi Enterprise.

Windows 7 Enterprise
Versi ini juga disediakan sebagai edisi Enterprise, untuk pelanggan tahunan Microsoft yang terikat Software Assurance agreement. Edisi ini tidak akan tersedia di pasar ritel atau di komputer baru pada kanal OEM. Ia meliputi berbagai fitur untuk bisnis seperti proteksi data, tool manajemen PC, dan fitur-fitur lain yang dirancang untuk mereduksi ongkos perusahaan.
Berikut ini adalah perbedaan mendasar WINDOWS 7 dengan versi sebelumnya :


Action Center, memungkinkan kita mengatur alert atau peringatan apa saja yang Windows 7 boleh tampilkan, sangat berguna untuk mengontrol UAC Messages yang memang tidak bisa didisable secara permanen.

Aero Shake, Klik dan goyangkan satu jendela atau Windows yang sedang terbuka, maka program ataupun windows lainya yang berada di belakang akan secara otomatis ter-Minimize.

Aero Snap, drag salah windows ke salah satu ujung desktop (atas, kiri atau kanan) maka secara otomatis Windows tersebut akan me-resize.

Aero Peek, Arahkan mouse anda ke ujung bawah sebelah kanan maka secara otomatis windows atau program yang sedang aktif akan menjadi transfaran sehingga anda bisa melihat gadget atau icon yang ada di desktop atau bisa juga dengan menekan tombol Windows+Space.

Aero Templates dan Theme, kumpulan theme yang unik untuk Windows 7. Untuk mengakses dan menginstal Theme tersembunyi di Windows 7, silahkan ketikan pada kolom Search Program and Files di Star Menu “C:\Windows\Globalization\MCT” tanpa tanda kutip, dan sesuaikan drive C dengan lokasi instalasi Windows 7 anda. Disini kita bisa mendapatkan theme unik sesuai dengan lokasi wilayah yakni Australia, Kanada, Inggris, sampai Afrika.

Device Stage, fungsinya untuk mempermudah kita melihat device apa saja yang tersambung ke laptop atau komputer kita, seperti bluetooth, kamera, printer, sampai kepada flashdisk ataupun kartu memori.

Gadgets, telah ada di Windows Vista namun di Windows 7 kali ini tidak ada lagi yang namanya Sidebar, itu artinya kita bisa meletakkan Gadgets dimana saja di desktop kita.

Home Group, memudahkan kita dengan cepat dan mudah membuat sebuah home network antara dua komputer atau lebih mempergunakan Windows 7.

Jump List, fitur cukup menarik, klik kanan pada sebuah icon program di Taskbar dan anda bisa melihat daftar file-file yang pernah dibuka oleh program tersebut (recent file) sehingga memudahkan anda membuka sebuah file.

Libraries, sesuai namanya disini kita bisa dengan mudah mencari, mengorganisir file music, dokumen lainnya, foto sampai kepada video.

Location Aware Printing, sangat berguna terutama bila anda sering menggunakan laptop anda berpindah-pindah tempat, misal di rumah, kantor ataupun warnet. Dengan adanya Location Aware Printing, Windows 7 akan mengingat printer sampai jaringan yang digunakan, sehingga ketika anda berada di rumah secara otomatis Windows 7 akan mempergunakan default printer yang ada di rumah, bila anda beralih ke kantor, Windows 7 pun akan secara otomatis mengingat printer yang di kantor.

Fungsi Play, klik kanan pada file musik (lagu) lalu klik Play.

Windows Media Player 12, kalau anda sering memainkan file berformat 3GP, jangan khawatir di Windows 7 anda tidak perlu menginstal program khusus untuk memutar file 3GP, sebab WMP 12 telah mendukung file tersebut.

Windows Touch, kalau anda punya laptop yang touchscreen maka Windows 7 telah mendukung fitur touchscreen tersebut.

Windows XP Mode, memungkinkan kita untuk menjalankan Sesi XP untuk program-program yang memang tidak kompetible dengan Windows 7.

Baca Selengkapnya >>

Rabu, 18 Agustus 2010

Sekilas Tentang Redenominasi Mata Uang Rupiah

Redenominasi dalam beberapa hari kini menjadi topic pembicaraan hangat masyarakat Indonesia. Komentar bermunculan ketika rencana Bank Indonesia (BI) melakukan redenominasi atau penyederhanaan nilai tukar rupiah dikemukakan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution hari Selasa (3/8/2010) lalu. Bentuk redenominasi rupiah yang tengah digagas BI adalah menghilangkan tiga angka nol terakhir. Jadi, pecahan Rp 1.000, misalnya, akan jadi Rp 1. Darmin Nasution mengatakan bahwa redenominasi dalam konsep BI sekarang ini benar-benar murni untuk menghilangkan nol yang kini berentet sehingga memudahkan transaksi.

Latar Belakang Kebijakan Redenominasi

Bank Indonesia sedang mengkaji kebijakan redenominasi atas mata uang rupiah. Kebijakan ini diambil setelah hasil riset World Bank yang menyebutkan, Indonesia termasuk negara pemilik pecahan mata uang terbesar kedua di dunia setelah Vietnam. Uang pecahan terbesar di tanah air Rp 100.000, hanya kalah oleh dong Vietnam (VND) 500.000.

Dampak Positif Redenominasi

Menurut BI uang dengan nominal besar kurang efisien serta merepotkan pembayaran. Oleh karena kebijakan tersebut akan bermanfaat besar bagi perekonomian yang akan membuat pencatatan dan pembukuan akan lebih efisien.

Tiga Persyaratan Sebelum Kebijakan Redenominasi Berlaku

Diakui BI sebelum menerapkan kebijakan tersebut dibutuhkan beberapa persyaratan. Pertama, ekspektasi inflasi harus berada di kisaran rendah dan pergerakannya stabil. Kedua, stabilitas perekonomian terjaga dan jaminan stabilitas harga. Ketiga, kesiapan masyarakat.

Definisi dan Perbedaan Antara Redenominasi dan Sanering

Redenominasi merupakan penyederhanaan dengan mengurangi banyaknya angka nol dalam mata uang rupiah. Rencana BI adalah melakukan redenominasi Rp 1.000 menjadi Rp 1, dan kelipatannya, namun nilainya tidak berkurang. Redenominasi umum dilakukan negara dengan perekonomian yang sehat.

Sanering merupakan pemotongan nominal mata uang yang disertai pula dengan penurunan nilainya. Sanering umum terjadi pada negara yang perekonomiannya tidak sehat dengan ancaman hiperinflasi. Sanering pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1965. Ketika itu, nilai rupiah terpangkas habis seiring inflasi yang mencapai 650%.


Uang Rp 1 - Tahun 1953


Tinjauan Redenominasi di Negara Lain

Sejumlah negara sudah sukses menerapkan redenominasi ini meski memerlukan waktu bertahun-tahun. Sejumlah negara yang sudah berhasil menerapkan redenominasi antara lain Israel, Turki, Jerman, Korsel, China, Brazil. Konsep yang mirip dengan redenominasi juga adalah penerapan euro.

Kesuksesan redenominasi ini bakal terletak pada proses sosialisasi dan transisi. Indonesia mungkin bisa mencontoh proses transisi ketika Uni Eropa menerapkan kebijakan mata uang tunggalnya.

Darmin Nasution menjelaskan, sosialisasi akan dilakukan hingga 2012, dan tahun 2013 akan dilanjutkan dengan masa transisi. Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru.

Menurutnya, dalam masa transisi itu toko-toko yang menjual sebuah barang akan tercatat 2 label harga. Yakni dengan rupiah lama dan dengan rupiah baru. Jika nol-nya disederhanakan 3 digit, lanjut Darmin, kalau harga barangnya Rp 10.000 maka akan dibuat dua label yakni Rp 10.000 untuk rupiah lama dan Rp 10 untuk rupiah baru.

Selanjutnya rupiah lama akan hilang dan digunakan rupiah baru dengan nominal yang lebih kecil dan diharapkan bisa tuntas pada tahun 2022.

Jika ini berjalan mulus, maka akan menjadi sejarah baru bagi mata uang Indonesia. Seperti diketahui, rupiah ditetapkan sebagai mata uang Indonesia pada 2 November 1949 atau 4 tahun setelah Indonesia merdeka.

Sejarah Singkat Mata Uang Rupiah

Rupiah berasal dari kata 'Rupee' yang merupakan mata uang India. Indonesia sempat menggunakan mata uang Belanda, Gulden pada periode 1610 hingga 1817. Setelah itu, Indonesia sempat menggunakan mata uang Gulden Hindia Belanda.

Nama rupiah diperkenalkan pertama kali ketika Indonesia diduduki Jepang dengan nama Rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa atau kini bernama Bank Indonesia memperkenalkan rupiah Jawa sebagai pengganti. Dan 4 tahun Indonesia merdeka, rupiah akhirnya ditetapkan sebagai mata uang resmi.

Perjalanan pergerakan rupiah memang tidak mulus. Rupiah sempat mengalami sanering pada tahun 1965 akibat hiperinflasi. Rupiah juga sempat mengalami kemerosotan besar atas dolar AS semasa krisis ekonomi Asia pada tahun 1998.

Secara perlahan rupiah semakin membaik meski sempat terguncang lagi semasa krisis finansial global menerpa pada 2008 lalu. Pada medio 2010 ini, rupiah sudah stabil pada kisaran 9.000 per dolar AS.

Pecahan rupiah berada dalam berbagai nominal dengan nilai terbesar adalah Rp 100.000. Dengan pecahan Rp 100.000 itu, maka Indonesia menjadi negara dengan pecahan mata uang terbesar kedua setelah Vietnam yang memiliki pecahan 500.000 dong.

Komentar Tentang Redenominasi

Wakil Presiden Boediono menghimbau semua pihak untuk menjaga ketenangan dan kestabilan situasi ekonomi dan moneter. Menurut Wapres, redenominasi bukan berarti menandakan perekonomian memburuk. Redenominasi justru dilakukan pada saat perekonomian dalam kondisi yang baik. (Kompas)

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan bahwa meskipun belum dikonsultasikan oleh pemerintah, namun kajian redenominasi rupiah yang akan dilakukan Bank Indonesia (BI) diyakini tidak berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia. (Detik)

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wiryawan mendukung ide redenominasi yang sedang digulirkan Bank Indonesia. Ide simplifikasi nominal rupiah ini diyakini akan mempermudah hidupnya. "Saya oke-oke saja dengan ide redenominasi," kata Gita. (Tempo)

Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan mengatakan bahwa kebijakan redenominasi mata uang rupiah yang direncanakan oleh Bank Indonesia (BI) memang harus dilakukan karena kondisi perekonomian Indonesia yang semakin membaik. Kebijakan ini bisa membuat perekonomian makin praktis. (Detik)

Analis PT Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih
dan VP Research & Analys PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan bahwa redenominasi atau pengurangan nominal rupiah hanya memberikan efek psikologis ke pasar saham. Jika rencana itu tersosialisasi dengan baik, maka semestinya pasar saham tidak terpengaruh dan bisa bergerak dengan normal lagi. (Detik)

Referensi

Warta Ekonomi : BI Siapkan Redenominasi Nilai Rupiah

Kompas : Redenominasi Cuma Wacana

Detik : Apa Sebenarnya Redenominasi Rupiah?



sumber:
http://financeindonesia.org/content.php?282-Sekilas-Tentang-Redenominasi-Mata-Uang-Rupiah

Baca Selengkapnya >>

Minggu, 15 Agustus 2010

ABG Ini Raup Rp 10 Miliar, Punya 8 Staf


Internet membawa berkah besar bagi Christian Owens, anak baru gede (ABG) dari Corby, Northamptonshire, Inggris, ini. Ketika bisnisnya baru berjalan setahun, dan usianya baru 15 tahun, dia sudah mampu meraup uang jutaan poundsterling.

Tapi dia masih bersumpah, "Saya tak akan berhenti sampai dapat 100 juta poundsterling (sekitar Rp 1,4 triliun)." Kini, masih dalam usia 16 tahun itu, dia bahkan sudah punya delapan staf.


Semuanya justru orang dewasa. Owens memimpin mereka dari kantornya yang kecil, sebetulnya sebuah kamar di rumah orangtuanya.


Usaha macam apa yang membuat pelajar ini jadi juragan besar di usia muda?


Pada 2008, ketika usianya baru 14 tahun, Owens memakai uang sakunya untuk bikin website Mac Box Bundle dan hingga kini sudah meraup hampir Rp 10 miliar. Situs Mac Box Bundle menjual kombinasi aplikasi populer Mac.


Setahun kemudian, Owens mendirikan Branchr, website untuk melayani jasa iklan pay-per-click, dan mengelolanya hanya sepulang sekolah serta di akhir pekan.


Branchr pun ngetop dengan meraup 500.000 poundsterling (sekitar Rp 7 miliar) di tahun pertama. Kini, situs taruhan William Hill malah menjadi salah satu kliennya. Owens tentu terlalu muda untuk melayani bisnis taruhan seperti itu.


Situs besar lainnya yang diuntungkan oleh perusahaannya adalah MySpace, media jejaring sosial.


Branchr kini menjual lebih dari 250 juta iklan ke 11.000 website setiap bulan dan mengakuisisi perusahaan Atomplan yang melayani software untuk bisnis.


Untuk mengendalikan bisnis berpenghasilan besar itu, ia dibantu delapan karyawan dewasa yang tinggal di Inggris maupun Amerika Serikat, sebagai sales dan asisten teknis. Tahun depan, ia malah berencana membuka dua kantor baru untuk Branchs.


Owens kini masih tinggal bersama orangtuanya. Ayahnya bernama Julian (50) adalah pekerja sebuah pabrik. Ibunya, Alison (43), sekretaris satu perusahaan. Inspirasinya menekuni bisnis muncul setelah mengamati kesuksesan luar biasa yang dicapai bos Apple, Steve Jobs.


Owens menanamkan lagi mayoritas pendapatannya untuk kedua bisnisnya tadi, Mac Box Bundle dan Branchr. "Aku benar-benar ingin menciptakan sesuatu yang inovatif dan sederhana yang akan merevolusi cara kerja iklan," katanya.


"Mac Box Bundle sebetulnya sudah sukses, tapi saya benar-benar ingin mendorong diri sendiri dan melakukan sesuatu yang berbeda, jadi saya datang dengan ide Branchr."


Menurut bocah ini, sebetulnya tidak ada pula formula ajaib dalam bisnis, hanya perlu kerja keras, keteguhan, dan semangat untuk mengerjakan sesuatu yang hebat. "Tujuan saya adalah menjadi terkemuka dalam dunia internet dan periklanan mobile serta menekan saya sendiri untuk mencapai puncak permainan ini."


"Saya tidak tahu akan di mana dalam 10 tahun mendatang, tetapi saya tidak akan meninggalkan Branchr sampai menembus pendapatan 100 juta pounsterling."


Kesuksesannya sekarang pun tidak mengubah kehidupan pribadinya dan tetap saja hobi fotografi serta main gitar. Begitu juga relasinya dengan teman-temannya. Tak ada yang berubah.


Satu lagi hebatnya bocah ini, tentu saja berkat orangtuanya. Pada usia tujuh tahun, dia sudah dikenalkan dengan komputer dan belajar mendesain situs secara otodidak pada usia 10 tahun, ketika pertama kali mendapat komputer bikinan Mac.




sumber:

http://internasional.kompas.com/read/2010/08/15/05524940/ABG.Ini.Raup.Rp.10.Miliar..Punya.8.Staf

Baca Selengkapnya >>

Sabtu, 14 Agustus 2010

Astronom: Tak Mudah Pindahkan GMT ke Mekkah

Tidak mudah memindahkan acuan waktu dari Greenwich Mean Time (GMT) ke Mekah. Butuh kesepakatan internasional untuk itu, karena bisa menggeser garis bujur nol derajat, waktu serta mengubah hari dan penanggalan.

“Proyek jam raksasa Makkah Giant Clock lebih cenderung pada proyek yang bersifat seperti proyek mercusuar. Jadi unsur wah-nya yang ditonjolkan menjadi jam terbesar di dunia, termasuk gedung tertinggi kedua di dunia,” ujar profesor riset astronomi dan astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin.

Hal itu dikatakan Thomas saat berbincang denngan detikcom, Jumat (13/8).

Tapi, imbuh Thomas, dalam proyek itu tidak ada penawaran konsep soal Arab yang hendak menjadi pusat waktu dunia. Makkah yang berbeda 3 jam dari GMT (GMT+3) tetap dipakai.

“Pada jam giant clock itu sekadar menggunakan jam itu tapi tidak ada konsep apa pun. Itu keinginan sebagian ulama yang ingin menjadikan Mekah sebagai rujukan waktu global. Konsep tidak ada bedanya dengan jam konvensional yang ada,” kata dia.

Untuk menggeser GMT ke Mekah, Thomas menjelaskan, bukan perkara yang mudah. Karena menggeser garis bujur nol derajat di Greenwich butuh konvensi atau kesepakatan internasional.

“Terkait dengan waktu biasanya International Astronomi Union membuat konvensi karena mereka yang jaga waktu berdasarkan pengamatan astronomi,” jelasnya.

Maka, Thomas menilai sementara ini keinginan Arab Saudi yang ingin menggeser GMT cenderung hanya utopia (mimpi) karena belum ada konsep waktu yang diusulkan.

“Itu proyek mercusuar, membangun jam raksasa yang dapat dilihat dari jarak sekian kilometer, dan pada saat azan di Masjidil Haram ada sinyal lampu yang dinyalakan hingga seluruh wilayah di sekitarnya melihat jam itu,” tuturnya.

Jam raksasa di kompleks Masjidil Haram itu berdiameter 45 meter atau setara lapangan sepakbola. Jam ini mulai berdetak Kamis 12 Agustus.


sumber:
http://hotlinenow.blogspot.com/2010/08/menara-jam-mekkah.html


Baca Selengkapnya >>